kantor di rumah

kantor di rumah (Small Office Home Office) adalah Solusi Bisnis untuk kita bersama. Analisa, Strategi, Promosi dan Ikhtiar ber-bisnis mandiri kita bahas bersama di sini.

Jl. Prof DR Lafran Pane No.26, Cimanggis, Depok. | SMS +62-856-111-1819

Membangun bisnis mandiri skala International

Membangun bisnis mandiri Eksportir Indonesia bersama pebisnis Korea, China dan Malaysia.

http://eksportir-indonesia.com | email:eksportir.indonesia@gmail.com

Bersama kita bisa...!!!

Bersama-sama membangun Bisnis Mandiri untuk mendapatkan Kebebasan Waktu dan Kebebasan Finansial bersama komunitas kantor di rumah.

Komunitas Kantor di Rumah: http://facebook.com/kantor.di.rumah.

Kebebasan Waktu dan Kebebasan Finansial

Dengan memiliki Bisnis Mandiri yang baik dan stabil, kebebasan waktu dan kebebasan finansial dapat kita miliki sehingga kita memiliki waktu yang berkualitas untuk beribadah dan keluarga.

Dari Rumah hingga ke mancanegara

Dengan ide yang cemerlang, kita bisa memiliki bisnis dari kantor di rumah hingga ke Mancanegara...

http://eksportir-indonesia.com

Jan Koum, si pembuat Whatsapp...


Ia lahir & dibesarkan di Ukraina dari keluarga yang relatif miskin. Di usia 16 tahun, ia nekat pindah ke Amerika, demi mengejar apa yang dikenal sebagai “American Dream”.

Pada usia ke-17, ia hanya bisa makan dari jatah pemerintah, nyaris menjadi gelandangan. Tidur beratap langit, beralaskan tanah. Untuk bertahan hidup, dia bekerja sebagai tukang bersih2 supermarket.

Hidupnya kian terjal saat ibunya didiagnosa kanker. Mereka bertahan hidup hanya dengan tunjangan kesehatan seadanya. Ia lalu kuliah di San Jose University. Tapi kemudian memilih drop-out, karena lebih suka belajar programming secara autodidak.

Karena keahliannya sebagai programmer, pemuda tsb diterima bekerja sebagai engineer di Yahoo! Ia bekerja di sana selama 10 thn. Di situ, ia berteman akrab dengan Brian Acton. Keduanya membuat sebuah program aplikasi di tahun 2009, setelah resign dari Yahoo!

Keduanya sempat melamar ke Facebook yang tengah menanjak popularitasnya saat itu, namun diitolak.

Facebook mungkin kini sangat menyesal pernah menolak lamaran mereka karena setelah beberapa tahun, program aplikasi mereka justru resmi dibeli Facebook dengan harga fantastis USD 19Miliar (sekitar Rp 247 Triliun).

Pemuda itu bernama Jan Koum, pendiri "WhatsApp" yang fenomenal dan sedang kita nikmati saat ini.

Beberapa waktu lalu, Jan Koum melakukan ritual yang mengharukan. Ia datang ke tempat dimana ia dulu saat berumur 17 thn, setiap pagi antri untuk mendapatkan jatah makanan dari pemerintah. Ia menyandarkan kepalanya ke dinding tempat ia dulu antri. Mengenang saat-saat sulit, dimana bahkan untuk makan saja ia tidak punya uang..

Pelan2, air matanya meleleh. Ia tidak pernah menyangka perusahaannya dibeli dengan nilai setinggi itu. Ia pun mengenang ibunya yang rela menjahit baju buat dia demi menghemat. “Tak ada uang, Nak…”. Ia menyesal tak pernah bisa mengabarkan berita bahagia ini kepada ibunya.
***

Teruslah BERMIMPI,
Teruslah BELAJAR,
Teruslah BERUSAHA..
Teruslah BERDOA.

Sungguh kita tak pernah tahu warna dan rupa masa depan kita.

All we have to do just make sure that we'll keep tryin'....
KEEP SPIRIT..🆗👌
NEVER GIVE UP👏👏👏


My Link List

 Sebotol racun untuk semangat hidup


Seorang pria mendatangi seorang tabib yang diseganinya, “Tabib, saya bosan hidup. Rumah tangga berantakan. Usaha kacau. Saya ingin mati saja.”

Sang tabib tersenyum, “Oh, kamu pasti sedang sakit, dan penyakitmu pasti bisa sembuh.”

“Tidak tabib, tidak. Saya sudah tidak ingin hidup lagi, saya ingin mengakhiri hidup saya ini saja,” tolak pria itu.

“Baiklah kalau memang itu keinginanmu. Ambil racun ini. Minumlah setengah botol malam ini, sisanya besok sore jam 6. Jam 8 malamnya engkau akan mati dengan tenang.”

Pria itu bingung. Pikirnya setiap tabib yang ia pernah datangi selalu memberikannya semangat hidup. Tapi yg ini sebaliknya dan justru menawarkan racun.

Sesampainya di rumah, ia minum setengah botol racun yang diberikan tabib tadi. Ia memutuskan makan malam dengan keluarga di restoran mahal dan memesan makanan favoritnya yang sudah lama tidak pernah ia lakukan. Untuk meninggalkan kenangan manis, ia pun bersenda gurau dengan riang bersama keluarga yang diajaknya. Sebelum tidur pun, ia mencium istrinya dan berbisik, “Sayang, aku mencintaimu.”

Besok paginya dia bangun tidur, membuka jendela kamar dan melihat pemandangan di luar. Tiupan angin pagi menyegarkan tubuhnya. Dan ia tergoda untuk jalan pagi.

Pulang ke rumah, istrinya masih tidur. Ia pun membuat 2 cangkir kopi. Satu untuk dirinya, dan satunya untuk istrinya.

Istrinya yang merasa aneh, kemudian terheran-heran dan bertanya, “Sayang, apa yg terjadi? Selama ini, mungkin aku ada salah ya. Maafkan aku ya sayang?”

Kemudian dirinya mengunjungi ke kantornya, ia menyapa setiap orang. Stafnya pun sampai bingung, “Hari ini, Boss kita kok aneh ya?” Ia menjadi lebih toleran, apresiatif terhadap pendapat yang berbeda. Ia seperti mulai menikmatinya.

Pulang sampai rumah jam 5 sore, ternyata istrinya telah menungguinya. Sang istri menciumnya, “Sayang, sekali lagi mohon maaf, kalau selama ini aku selalu merepotkanmu.” Demikian halnya dengan anak-anaknya yang berani bermanjaan kembali padanya.

Tiba-tiba, ia merasa hidup begitu indah. Ia mengurungkan niatnya untuk bunuh diri. Tetapi bagaimana dengan racun yang terlanjur sudah ia minum?

Bergegas ia mendatangi sang tabib, dan bertanya cemas mengenai racun yang telah sebelumnya ia minum kemarin. Sang tabib dengan enteng mengatakan, “Buang saja botol itu. Isinya hanyalah air biasa kok. Dan saya bersyukur bahwa ternyata kau sudah sembuh.”

“Bila kau hidup dengan kesadaran bahwa maut dapat menjemputmu kapan saja, maka kau akan menikmati setiap detik kehidupan ini. Maka leburkan “belenggu egomu”. Satu kata untukmu, “Bersyukurlah”. Karena itulah rahasia kehidupan sesungguhnya. Itulah kunci kebahagiaan, dan jalan menuju ketenangan”.


My Link List

Rumah dijual di Bintaro Casa Bellevue Residence Bintaro dekat tol JORR Bintaro.

Rumah dijual di Bintaro: Casa Bellevue Residence Bintaro dekat tol JORR Bintaro.
Rumah dijual di Bintaro Casa Bellevue Residence Bintaro dekat tol JORR Bintaro

Rumah dijual di Bintaro: Casa Bellevue Residence dekat tol JORR Bintaro.

CASA BELLEVUE RESIDENCE MEMILIKI NILAI INVESTASI YANG TERUS MENINGKAT SEIRING DENGAN PERTUMBUHAN KAWASAN DI BINTARO RAYA, CASA BELLEVUE RESIDENCE SEMAKIN HIDUP DAN LENGKAP UNTUK MENJADI TEMPAT TINGGAL YANG NYAMAN DAN MENYENANGKAN.

Hunian ideal untuk anda dan keluarga yang membutuhkan kenyamanan tempat tinggal dengan konsep hunian one gate system yang menambah factor keamanan, jaringan bawah tanah, model rumah dengan sentuhan modern minimalis serta tata ruang yang efisien menjadikan Casa Bellevue Residence Bintaro merupakan pilihan tepat bagi anda yang mencari tempat tinggal serta untuk berinvestasi.


Rumah dijual di Bintaro: Casa Bellevue Residence Bintaro dekat tol JORR Bintaro.
Tampak Depan
Rumah dijual di Bintaro: Casa Bellevue Residence Bintaro dekat tol JORR Bintaro.
Detail Struktur

PRICELIST
Rumah dijual di Bintaro: Casa Bellevue Residence Bintaro dekat tol JORR Bintaro.



www.solusi-properti.com

Silahkan menghubungi Noer Rachman Hamidi Noer Rachman Hamidi :
Email (nrachmanbiz@gmail.com), BlackBerry (PIN 7AB16AE0)
PH (021-85597373), HP (0816-289719), WA (0811-141131)
GTalk (nrachmanbiz), Skype (nrachmanbiz), YM Noer Rachman Hamidi


My Link List

"TENZING NORGAY.... "


(Sir Edmund Hillary dan Tenzing Norgay merupakan manusia pertama yang berhasil mencapai puncak gunung tertinggi di dunia yaitu Mount Everest, pada 29 Mei 1953)


Setelah Sir Edmund Hillary bersama Tenzing Norgay (pemandu/sherpa) kembali dari puncak Mount Everest, hampir semua reporter dunia berebut mewawancarai Sir Edmund Hillary, & hanya ada satu reporter yang mewawancarai Tenzing Norgay,

Berikut cuplikannya :

Reporter : "Bagaimana perasaan Anda dengan keberhasilan menaklukkan puncak gunung tertinggi di dunia?"

Tenzing Norgay : "Sangat senang."

R : "Anda kan seorang Sherpa bagi Edmund Hillary, tentunya posisi Anda
berada di depan dia, bukankah seharusnya Anda yg menjadi orang pertama yg menjejakkan kaki di puncak Mount Everest?"

T N : "Ya, benar sekali. Pada saat tinggal satu langkah mencapai puncak, saya persilahkan Edmund Hillary utk menjejakkan kakinya & menjadi orang pertama di dunia yang berhasil menaklukkan Puncak Gunung Tertinggi di dunia."

R : "Mengapa Anda lakukan itu?"

T N : "Karena itulah IMPIAN Edmund Hillary, bukan impian saya.
Impian saya hanyalah berhasil membantu & mengantarkan dia meraih IMPIAN-nya.

Di sekitar kita, banyak sekali orang seperti :
- Sir Edmund Hillary
- Tenzing Norgay.

Pepatah mengatakan,
"Bila Anda hendak jadi pahlawan, harus ada yg bertepuk tangan di pinggir jalan"

Di dunia ini, tidak semua manusia berkeinginan & memiliki impian seperti Sir Edmund Hillary, menjadi pahlawan.

Mereka ini cukup berbahagia dengan:
- memberikan pelayanan
- membantu orang lain mencapai impiannya.

Mereka merasa cukup menjadi "manusia yg bertepuk tangan dipinggir jalan."

SUDAHKAH kita :
- menghargai
- menghormati
- mengangkat
orang-orang seperti Tenzing Norgay dalam TEAM KITA ?

Mungkin Tenzing Norgay kita adalah
- orang tua, guru-guru kita,
- pasangan halal kita
- anak-anak kita
- sahabat baik kita
- rekan kerja, sub ordinat, partner

merekalah orang-orang yg patut kita hargai karena mereka kita dapat mencapai IMPIAN kita.

"Pahlawan bukan orang suci yang turun dari langit. Ia adalah orang biasa yang memberikan yang terbaik bagi lingkungannya.."


My Link List

YANG INIPUN, AKAN BERLALU...


Seorang Bijak meminta kepada seorang tukang emas yang sudah tua renta untuk membuat cincin dan menuliskan sesuatu didalam nya.
Sang Bijak berpesan, "Tuliskanlah sesuatu yang bisa di simpulkan dari seluruh pengalaman dan perjalanan hidupmu supaya bisa menjadi pelajaran bagi hidupku".

Berbulan-bulan si tukang emas yang tua membuat cincin tersebut, merenung kalimat apa yang patut diukir di cincin emas yang kecil itu. 
Akhirnya, si tukang emas mengukir sepotong kalimat, dan menyerahkan cincin nya pada sang Bijak.

Dengan tersenyum, sang Bijak membaca tulisan kecil di cincin itu. Bunyinya, "THIS TOO, SHALL PASS" ("Yang inipun, akan berlalu").

Awalnya, sang Bijak tidak terlalu paham dengan tulisan itu. 
Tapi suatu ketika, tatkala menghadapi persoalan hidup yang pelik, tak sengaja ia membaca tulisan di cincin itu "YANG INIPUN, AKAN BERLALU", lalu ia pun menjadi lebih tenang.

Dan tatkala ia sedang bersenang-senang, ia pun tak sengaja membaca tulisan di cincin itu "YANG INIPUN, AKAN BERLALU", lantas ia menjadi rendah hati kembali.

Ketika kita mempunyai masalah besar ataupun sedang dalam kondisi terlalu gembira, ingatlah kalimat "YANG INIPUN, AKAN BERLALU".

Tidak ada satupun di dunia ini yang abadi.
Jadi, ketika kita punya masalah, jalanilah & janganlah terlalu bersedih.
Demikian juga tatkala kita sedang senang, nikmatilah & syukuri.

Mari kita ingat, bahwa apapun yang kita hadapi saat ini, semuanya akan berlalu.

Untuk itu:
* tetaplah SEJUK di tempat yang Panas...
* tetaplah MANIS di tempat yang begitu Pahit...
* tetaplah merasa KECIL meskipun telah menjadi Besar... dan
* tetaplah TENANG di tengah Badai yang paling Hebat...


My Link List